Jumat, 04 Januari 2013

Ikhlas itu tak kan terucap

Sungguh indah menjadi air..air mampu memecah batu, meredam api, dan menenangkan hati manusia untuk kembali bersih. Manusia yang taat itu penuh perjuangan dan tidak semua didapat dengan kenikmatan. Ada saat kita jatuh dan tersungkur jauh dari sentuhan sajadahNya dan saat bahagia menikmati setiap langkah kehidupan penuh dengan iman..disitulah cara Allah mengujiku, apakah aku mampu membayar setiap nafas yang Dia beri? setiap detak jantung yang dihidupkan? setiap gerak langkah kita?sungguh Dia telah membuatku sempurna tanpa aku minta...Dia hanya memintaku tidak menduakanNya...maka surga pasti terbuka untukku. JanjiNya tidak pernah ingkar. Kebahagiaan itu selalu diimbangi dengan kesedihan, Allah menempatkan itu untuk selalu mengingatkanku untuk tetap tersenyum dan bersyukur :) .Allah sudah menyiapkan rencana indah dan doa sebagai penguatku untuk selalu meminta pertolonganNya untuk menjadi kaffah, zikir untuk selalu menyebut namaNya, bersujud untuk meminta ampunanNya. Astagfirullah, Subhanallah Walhamdulillah, wallaa illaha illaallahu Allahu Akbar.
Hatiku dikuatkan oleh cerita sebuah batu yang kokoh dan iklasnya air..ada kalanya batu itu banyak coretan penuh makna, batu pun yang mengalahkan Israel, batu yang tunduk pd Allah menjadi suci saat tersentuh air, tetapi kadang pula batu itu menjadi kotor karena pasir yang menempel.  biarkan air hujan yang membersihkannya nanti, Allah pasti lebih tau. :) berbaik hatilah air tanpa berucap sdikitpun kata..karena sudah menjadi jawaban bahwa airlah dengan iklasnya yang mengalahkan kerasnya batu, melubanginya untuk mengukir sebuah makna. 
Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk diri kalian sendiri niscaya kalian akan memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. (QS. Al-Muzzammil: 20) 
berjalan lurus menuju surga itu banyaaaaakkkk sekali ujiannya...,dicaci maki, dihina, dilecehkan, dibuang, bahkan difitnah.kalo berpikir hati pasti akan sakit. 
Jangan mengatakan "saya sudah terlambat untuk tobat" karena setiap yang berjalan pada tujuan, akan sampai pada tujuan, dan tujuanku adalah Jannah. Kuncinya selalu berbuat kebaikan tidak boleh membalas yang bathil...tidak ada pencuri...kita balas dengan mencuri pula, rugi nanti. mengikhlaskan segala hal yang menyakiti dan memerangi kemunkaran. Berkawan dengan yang sholeh, selalu membuka Quran memahaminya lahir batin dan pengaplikasian diri terhadap akidah. Maka, akhlak mulia akan menumbuhkan keikhlasan pada hati untuk menjalani smua penuh barokah.

Siapa yang ikhlas dalam berbuat kebaikan, maka akan bertambah rendah hati dan bertambah kebahagiaanya. Allahuma amiinn....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar